Bayangan  Salib

 

Cerita berikut ini diambil dari: Pengarang Tak Dikenal, "The Shadow of the Cross," Stories for the Extreme Teen's Heart (Sisters, Oregon: Mu;tinomah Publishers, Inc., 2000, hal 89, 90).

        Sementara mengikuti pelatihan terjun dari papan tinggi di bagian renang untuk Olimpiade musim panas, Charles Murray mengikuti kelas fotografi di Universitas Cincinnati. Di kelas ini ia berkenalan dan bersahabat dengan seorang Kristen.

        Setelah beberapa bulan belajar Alkitab bersama, sahabat Murray bertanya kepadanya, "Apakah engkau sudah siap menerima Kristus sebagai Juruselamatmu?". Charles bereaksi keras dengan mengatakan "Tidak."

        Dalam keadaan hatinya sangat gundah pada suatu malam, Charles pergi ke kolam renang untuk berlatih terjun dan menyelam. Loteng dari kolam itu terbuat dari kaca, sehingga sinar bulan jelas terlihat dari situ. Charles naik ke papan tingkat paling tinggi untuk melompat terjun. Ia melihat bayangannya berkelap-kelip di dinding dalam bentuk salib. Hatinya hancur, dan ia memohon agar Allah menyelamatkannya.

        Pada saat itu juga, petugas kolam renang datang untuk memeriksa kolam dan menghidupkan lampu. Charles melihat ke bawah dari atas papan tertinggi itu, dan ia melihat bahwa kolam sedang tidak berisi air karena akan diperbaiki. Hampir saja ia terjun untuk menemui ajalnya, tetapi salib telah menghentikannya, dan menyelamatkannya.

 

        Tidak ada lambang yang lebih besar dalam hidup seorang Kristen dari pada Salib. Apa yang dilakukan Yesus bagi kita memungkinkan kita menjadi ciptaan baru dalam Dia. Sebagai orang Kristen, segala sesuatu yang kita lakukan, yang kita katakan, yang kita pikirkan, yang kita percayai, dan yang kita rasakan harus menuntun kita kepada momen penting itu. Jika bukan Salib, apa lagi yang bisa diberitakan mengenai Kristus? Bagaimanakah engkau memantulkan Salib Kristus dalam hidupmu hari ini dan setiap hari?

Dikutip dari : Pertentangan Semesta antara Kristus dan Setan (SS Dewasa, penuntun Guru - Maret 2002) hal 123.