Nabi-nabi
Tionghoa
Bernubuat
Tentang
Kedatangan
Messias
中国人的先知预告救世主
(耶稣基督)的降临
Zhongguo
ren de xianzhi yugao Jiushizhu (Yesu Jidu) de jianglin
oleh:
Pdt Samuel Lie
Suatu
pembahasan yang unik mengenai nubuatan tentang kedatangan Messias (Yesus
Kristus) yang dibuat oleh nabi-nabi purbakala bangsa Tionghoa. Fakta-fakta yang
membuktikan Tuhan Allah Pencipta semesta
alam adalah sumber hikmat dan inspirasi dari nabi-nabiNya sejak dari awal
kejadian alam sampai akhir zaman.
Tiongkok
Dalam Nubuatan Alkitab
Rencana
Keselamatan dari Allah mencakup seluruh dunia serta diuntukkan bagi seluruh umat
manusia. Selain itu, Alkitab mengatakan bahwa Rencana Keselamatan
Allah itu sudah ada sebelum dunia ini diciptakan.
Sebelum menciptakan dunia ini Allah yang Mahatahu sudah mengetahui apa
yang akan terjadi lama sebelumnya hal itu terjadi.
Untuk membedakan diriNya dari ilah-ilah palsu yang disembah bangsa-bangsa
kafir, Tuhan Allah berkata bahwa hanya Dialah yang mengetahui apa yang terjadi
dari awal mulanya.
Ingatlah
hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada
yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari
mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana,
yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan
Kulaksanakan. (Yesaya 46:9, 10)
Rencana
keselamatan Allah tidak terbatas hanya kepada bangsa Yahudi saja, melainkan bagi
semua umat manusia diseluruh muka bumi.
Dengarkanlah apa yang Dia katakan mengenai hambaNya, Messias yang akan
menjadi Juru Selamat semua manusia .
"Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk
menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih
terpelihara. Tetapi
Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan
yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi." (Yesaya 49:6
Didalam
ayat-ayat berikut ini kita melihat bagaimana Yesus itu sudah ditentukan untuk
menjadi Terang bagi setiap manusia yang terlahir keatas dunia ini, tanpa memilih
bulu.
Berbicara
mengenai Yohanes Pembaptis sebagai perintis untuk membuka jalan bagi Yesus
sebagai Terang Dunia, Rasul Yohanes menuliskan:
"Ia bukan terang itu, tetapi
ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang
kedalam dunia. "(Johanes 1:8,9)
Didalam
ayat berikut kita melihat bagaimana dikatakan bahwa berita keselamatan
disampai-kan keseluruh dunia bagi siapa saja yang mau mendengarnya.
"Jadi,
iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya?
Memang mereka telah mendengarnya: 'Suara mereka sampai ke seluruh dunia,
dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.'"(Roma
10:17,18)
Sayangnya
tidak semua orang mau menerima kabar baik itu. Ayat 16 "Tetapi
tidak semua orang menerima kabar baik itu."
"Karena
mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka
yang bersungguh hati terhadap Dia." (2
Tawarikh 16:9)
Sementara
anda membaca ayat-ayat diatas tadi, apakah yang timbul dalam pikiran anda?
Apakah anda berpikir bahwa Allah tidak mau menyelamatkan semua orang yang
ada didalam dunia kalau Dia dapat lakukan itu.
Tentu saja tidak, malah Allah sangat ingin agar tidak ada satu pun yang
binasa.
Ada
bangsa-bangsa lain yang sudah timbul sebelum bangsa Israel lahir ke dunia.
Mereka adalah antara lain bangsa Mesir, Kasdim, Moabi, Heti, Median, Pilistin,
Asyria , dan tentu saja, bangsa Tionghoa, walaupun mereka itu hidupnya terpisah
jauh dibelahan dunia sebelah timur. Mengapa
Tuhan Allah tidak memilih seorang lain pada gantinya Abraham yang adalah orang
Kasdim asalnya? Jawabannya ialah,
karena Dia tidak dapat menemukan seorang lain yang hatinya lebih sempurna
ditujukan kepada-Nya selain daripada Abraham, dan Tuhan sudah melihat dari
permulaan bahwa pada saat Messiah sudah ditentukan nanti, hanya keturunan
Abrahamlah yang paling siap untuk menerima Juruselamat Dunia itu disekitar tahun
4 Sebelum Tarikh Masehi, walaupun hanya segelintir kecil saja, sementara yang
lainnya tidak siap untuk menerima Dia, bahkan menolak kedatanganNya.
Tetapi
walaupun demikian itu bukan berarti Dia tidak mempunyai saksi-saksiNya diantara
bangsa-bangsa yang lain, walaupun nama-nama mereka
itu tidak disebutkan dalam Alkitab.
Namun dari ayat dibawah ini kita bisa melihat bahwa Tuhan Allah bukan
tidak mempunyai saksi-saksinya yang setia diantara bangsa-bangsa lainnya.
"Dalam
zaman yang lampau Allah
membiarkan
semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun bukan Ia
tidak
menyatakan diri-Nya dengan berbagai kebajikan"(Kisah
Para Rasul 14:16,7) Dalam bahasa Inggrisnya
(KJV)
ayat ini berbunyi... "in bygone
generations (He) allowed all nations to walk in their own ways.
Nevertheless
He did not leave Himself without witness....."
(Acts 14:15-17) "dalam generasi-generasi yang lampau Allah membiarkan semua
bangsa
menuruti jalannya masing-masing, namun bukan Ia tanpa meninggalkan saksinya
diantara mereka"
Dapatkah
anda menyebutkan beberapa nama
saksi-saksi Tuhan yang bukan orang Yahudi?
Adam, Habel, Henokh, Nuh....Itu adalah beberapa diantara orang-orang yang
bukan bangsa Yahudi, mereka hidup sebelum bangsa Yahudi lahir kedunia, tetapi
mereka adalah saksi-saksi
Tuhan
yang setia. Ingat bahwa
Alkitab itu adalah bukunya orang Yahudi. Semua
penulisnya yang 45 orang itu tanpa kekecualian adalah orang-orang Yahudi,
sehingga tidak heran kalau mereka hanya mencatat sejarah mengenai bangsanya
saja. Namun demikian Alkitab ada menyebutkan bahwa Tuhan Allah mempunyai banyak
saksi-saksiNya atau umatNya yang setia diantara bangsa-bangsa lain yang dianggap
kafir oleh orang Yahudi, yang kata Yesus nanti akan mendapat kehormatan duduk
makan sehidangan bersama-sama
dengan
Abraham,
Ishak dan Yakub di Sorga nanti. "Aku
berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan
bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub didalam Kerajaan Sorga."
(Matius 8:11).
Menurut
catatan sejarah bangsa Tionghoa, di Tiongkok sudah ada kerajaan pada tahun 2205
STM. Ini tidaklah
mustahil
oleh karena para penyelidik Alkitab sepakat bahwa Air Bah itu terjadi pada tahun
2348 STM, dan menara Babel diperdirikan pada tahun 2247 STM, hanya sekitar
seratus tahun kemudian.
Dan
pada waktu itu Nimrod adalah merupakan seorang raja dari Kerajaan Babel yang
pertama. Selain itu mereka juga
telah
menemukan
tulisan kuno di tulang-belulang yang dinamakan "Jia Gu Wen" 甲骨文,
dan
ternyata
dari penemuan ini bahwa bangsa Tionghoa sudah mempunyai aksara
mereka
walaupun masih sederhana, lebih dari 4000 tahun yang lalu.
Untuk
berabad-abad lamanya orang-orang Tionghoa dizaman lampau telah menamakan negeri
mereka sebagai "Shen Zhou" (The
Land of God), atau "Negeri Allah"
Selain itu sangatlah menarik untuk diketahui bahwa berbeda dengan
bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Asur, Babilon, Persia, Yunani, Romawi dan
India, yang dalam penggalian barang-barang kuno mereka terdapat banyak
patung-patung atau ukiran dan lukisan yang merupakan orang-orang dalam keadaan
telanjang dan bersifat cabul, dipenggalian barang-barang kuno Tiongkok tidak
pernah diketemukan hal-hal yang seperti itu.
Gambar-gambar dan patung-patung yang bersifat porno hanya diketemukan
kemudian karena pengaruh dari bangsa-bangsa asing lainnya dan diimport dari luar
Tiongkok.
Orang-orang
Tionghoa mengenal beberapa nama yang mereka anggap sebagai orang-orang yang suci
atau
berstatus
nabi pada pandangan mereka. Mereka
ini adalah guru-guru besar dan orang bijaksana yang dianggap sebagai orang suci.
Tiga diantaranya yang paling terkemuka adalah: Lao Zi
老子(570
STM), yang dikenal sebagai pendiri dari
Taoisme
(Daoism).
Kong
Hu Tzu 孔子(Kong
Zi 551 - 479 STM), merupakan seorang yang paling dihormati oleh bangsa
Tionghoa, dan dianggap nabi yang besar, dan ucapan-ucapannya
sangat
terkenal dan dihargakan. Pengikut-pengikutnya
kemudian telah mendirikan agama yang dinamakan agama Kong Hu Tzu atau
Confucianism.
Tokoh
yang ketiga yang dianggap
sebagai
nabi ialah Mencius孟子(Meng
Zi 372-289 STM). Selain itu
orang-orang
Tionghoa
juga menganggap Yao dan Shun sebagai nabi-nabi yang hidup dizaman prasejarah
Tiongkok yaitu sebelum tahun 2205 STM, serta dua
orang
lainnya yaitu Raja Wen dan Bangsawan Zhou. Dengarkan apa yang dikatakan
oleh
Lao Zi mengenai Dao 道JFT
(Tao) yang diterjemahkan dengan
kedalam bahasa Indonesia sebagai “Firman” atau “Sabda”, “Kebenaran”
atau Jalan. Bukankah sangat
mengesankan
bahwa
didalam Alkitab Yesus juga disebut sebagai Firman dan Jalan dan Kebenaran (The
Word The Way, and the Truth).
Perhatikan ucapan berikut dari Lao Zi:
Tengoklah,
Dia tak dapat dilihat - Dia tak berwujud.
Dengarkanlah, Dia tak dapat didengar - Dia tanpa suara.
Raihlah, Dia tak dapat dipegang -Dia tak tersentuh.
Ini adalah tiga hal yang tak dapat diuraikan: Sebab itu ketiganya itu
menjadi satu. Tetaplah tinggal dengan Tao; Bergeraklah dengan waktu sekarang.
Mengenal awal permulaan zaman adalah intisari dari Tao. --The
Chinese Classics, Vol I, (Taipei: SMC Publishing, Inc., 1983), Confucian
Analects, Bk. IV, Ch. 14, p. 16
Perhatikan
bahwa Tao (Dao - 道)
pada zaman purba itu digambarkan oleh Lao Zi sebagai Tiga hal yang tidak dapat
diuraikan dan bergabung menjadi Satu! kalau
itu adalah tanpa wujud, bagaimana sampai Lao Zi dapat melihat, mendengar dan
mengetahuinya? Kelihatannya Lao Zi
telah mengalami sesuatu yang supranatural, diluar alami.
Ketika
rasul Paul berbicara mengenai khayal dan wahyu Tuhan, dia berkata, "Aku
tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam
tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang
mengetahuinya... Orang itu tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar
kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia." (2
Korintus 12:2-4) Dapatkah anda melihat persamaannya yang dialamai oleh Lao Zi
dan rasul Paul?
Mari
kita perhatikan lebih lanjut apa yang digambarkan oleh Lao Zi mengenai Dao yang
dilihatnya dalam khayal itu:
Sesuatu
yang misterius telah terjadi, Telah berada sebelumnya langit dan bumi didalam
kesunyian dan kehampaan, Berdiri sendiri dan tidak pernah berubah, tetap hadir
dalam gerakan yang berputar. Mungkin
Dia adalah asal mulanya berjuta-juta benda, Aku tidak mengetahui namanya.
Aku sebutkan saja Tao (Firman atau Jalan), Karena tidak ada kata-kata
yang lain yang dapat kugunakan, Aku menamakannya "Yang Mahakuasa." --
Gia Fu Feng and Jane English, Translation
of Lao Zi, Tao Te Ching (Toronto: Vintage Books, Random House, Inc. 1989),
Ch. 25, p. 25.
Sesudah
memberikan namanya, Lao Zi melanjutkan uraiannya mengenai Firman atau Jalan yang
Mahakuasa itu kepada pendengar-pendengarnya.
Manusia
mengikuti bumi, bumi mengikuti benda-benda langit; Benda-benda langit
mengikuti Dao, Dao itu mengikuti jalanNya sendiri.
-- Ibid., Ch. 25, 27
Bandingkanlah
ucapan "Dao mengikuti jalannya sendiri" dengan "AKU ADALAH
AKU" (Keluaran 3:14) Kedua-dua ucapan ini menyatakan bahwa yang disebutkan
itu merupakan sesuatu atau oknum yang paling tinggi tidak
ada
yang melebihi mereka. Jadi Dao dan
"AKU ADALAH AKU" itu adalah
merupakan
Kekuasaan yang tertinggi, yang mengikuti kemauan dan hukumNya sendiri.
Kedua ucapan ini sama, maksudnya ialah : Pembuat Hukum yang ada dengan
sendirinya, tidak diciptakan oleh siapa pun.
Jadi
kita dapat melihat dari ucapan Lao Zi dan Musa, Dao itu adalah Pencipta dari
segala sesuatu. Dao yang dituliskan
dalam buku Klasik Tiongkok adalah Allahnya Alkitab. Sekarang coba kita
perhatikan bagaimana caranya Dao itu menciptakan segala sesuatu.
Langit
dan bumi sudah diciptakan dari sesuatu.
Sesuatu yang datangnya dari yang tidak berwujud.
--Ibid., Ch. 40., p. 42.
Sekarang
bandingkan itu dengan ucapan rasul Paul dalam Iberani 11:3
"Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman
Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tida dapat kita
lihat."
Dengan
kata lain,
Allah
Pencipta itu telah menciptakan segala sesuatu bukan
dari
bahan yang sudah ada sebelumnya. Sekarang dengarkan ucapan dari Lao Zi yang
paling terkenal dan seringkali disebutkan oleh orang-orang Tionghoa tapi paling
penuh dengan misteri.
Dao
itu ada sebagai satu. Satu itu ada
sebagai dua.
Dua ada sebagai tiga. Dan
yang tiga itu menciptakan segala sesuatu.
-- Ibid., Ch. 42., p. 44.
Orang
Tionghoa sudah lama ingin mengetahui apa arti sebenarnya dari ucapan-ucapan
diatas itu dan sampai sekarang masih belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Tetapi kalau kita membandingkannya
dengan
ayat-ayat yang berikut ini, maka kita akan melihat bahwa jawabannya cukup jelas:
"Pada
mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu
adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Segala sesuatu
dijadikan
oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah
dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. (Johanes
1:1-4)
"Mendekatlah
kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi
dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ. Dan sekarang, TUHAN Allah
mengutus Aku dengan Roh-Nya."
(Yesaya 48:16)."Sebab
ada tiga yang memberi kesaksian (didalam sorga: Bapa, firman dan Roh Kudus; dan
ketiganya adalah satu.)" (1
Johanes 5:7).
Sekarang
mari kita tinjau beberapa nubuatan yang telah dibuat oleh Lao Zi, Confucius dan
Mencius tentang kedatangan Messias.
Nabi-nabi
bangsa Tionghoa dari dahulu sudah menyebut-nyebutkan mengenai “Orang Suci”, 圣人(Sheng
Ren). Siapakah Orang Suci ini?
Mungkinkah itu salah satu dari nabi-nabi itu sendiri?
Kong Hu Cu (Confucius) dianggap sebagai orang bijaksana atau guru yang
terbesar, tetapi dia tidak pernah membiarkan murid-muridnya menyebutkan dia
sebagai Orang Suci itu. Mencius
mencatat percakapannya dengan muridnya yang bernama Zi Gong:
Zi
Gong pernah bertanya kepada Confucius, katanya, "Guru, apakah anda Orang
Suci itu?" Confucius menjawab kepadanya, "Aku tidak mungkin akan
mencapai taraf Orang Suci itu. Aku
belajar tanpa mencapai kepuasan dan aku mengajar tanpa menjadi letih." Zi
Gong berkata, "Anda belajar tanpa mencapai kepuasan:--itu menunjukkan anda
seorang yang bijaksana. Anda
mengajar tanpa menjadi letih:--itu menunjukkan anda seorang yang sangat penuh
kebajikan. Penuh kebajikan dan
bijaksana:--Guru, kalau begitu andalah Orang Suci itu."
Confucius
menjawab, "Nah, sekarang anda mau meletakkan gelar Orang Suci itu kepada
diriku? Anda ini sedang
ngawur."--
The Chinese Classics, Vol. I, The Works of Mencius, Bk. II, Pt. I,
Ch.
II, 19, pp. 192 - 193.
Dengarkanlah
uraian tentang Orang Suci itu yang diberikan oleh Confucius:
"Alangkah
agungnya Jalan dari Orang Suci itu. Bagaikan
air yang meluap, itu memberikan kehidupan kepada semuanya dan Dia naik mencapai
ketinggian langit. Keagungannya
sempurna! Dia memenuhi ketigaratus
hukum upacara, dan ketigaribu hukum tingkah laku kerajaan.
Semuanya itu menantikan Orang yang Tepat, barulah itu digenapi. -- The
Doctrine of the Mean, Ch. XXVII, p. 422.
Bandingkanlah
itu dengan ayat-ayat yang berikut ini: Hosea 8:12
;
Isaiah 42:21; Hebrews 1:3;Hebrews 10:5-7; Matthew 5:17.
Sebab
itu Orang Suci berkeliling berbuat tanpa aksi (action) mengajar tanpa kata-kata,
Menciptakan, namun tidak memiliki, Bekerja namun tidak mengambil kredit bagi
diriNya PekerjaanNya tuntas, namun tidak membanggakan diri.
Sebab itu karyanya kekal selamanya. -- Gia Fu Feng and Jane English,
Translation of Lao Tsu, Tao Te Ching, (Toronto: Vintage Books, Random House,
Inc., 1989) Ch. 2, p. 4.
Bandingkanlah
dengan Kolosi 1:16: "Karena didalam
Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi,
yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik
pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu
diciptakan oleh Dia dan untuk Dia."
Yohanes
5:19 "Maka
Yesus menjawab mereka, kataNya: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak
dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa
mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan
Anak.'"
Iberani
5:9 "Dan sesudah Ia mencapai
kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang
taat kepadaNya."
2
Petrus 1:11 "Dengan demikian
kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu
Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus."
Orang
Suci itu menyediakan santapan rohani bagi yang bijaksana dan dengan demikian
mencapai seluruh umat manusia. Betapa
indahnya saat penyajian santapan rohani itu.
--Wilhelm/Baynes, The I Ching or Book of Changes (New York: Bolingen
Foundation, Inc., 1967), Bk. III: The Commentaries, p. 521.
Bandingkanlah
ini dengan Yohanes 6:51 "Akulah
roti hidup yang turun dari sorga. Jikalau sesorang makan dari roti ini, ia akan
hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan
itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."Johanes
4:14 "Tetapi
barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air
didalam dirinya, yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang
kekal."
Dari
mula pertama sampai sekarang, namaNya tidak pernah hilang, supaya
Bapa dari segala sesuatunya dapat dilihat. Dari siapakah aku dapat melihat peta
dari Bapa segala sesuatu itu? Dari padaNya.
--Gia
Fu Feng and Jane English, Translation
of Lao Tsu, Tao Te Ching, Ch. 3, p. 5.
Bandingkan
itu dengan Yohanes 14:9 "Kata Yesus kepadanya:
:Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal
Aku? Barangsiapa telah melihat Aku,
ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada
kami."
Kolose
1:15 "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama
dari segala yang diciptakan."
Sebab
itu untuk diangkat menjadi raja, dengan tiga pegawainya, Dan dihadiahkan dengan
batu-batu permata dan sejumlah kuda, Tidaklah sebaik duduk dengan Dao itu.
Mengapa sampai Guru-guru purbakala begitu menghargakan Dao? Karena kalau
anda menjadi satu dengan Dao itu, Bila anda mencari, anda akan menemukan;
Apabila anda melakukan dosa, anda dapat diampuni.
Itulah sebabnya setiap orang mengasihi Dao itu. --Gia Fu Feng and Jane
English, Ch. 62, p. 64.
Bandingkanlah
dengan Matius 6:33 "Tetapi
carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan
ditambahkan kepadamu."
Markus
2:10 "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa
di dunia ini Anak Manusia mengampuni dosa."
1
Johanes 1:9 "Jika kita mengaku
dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, ehingga Ia akan mengampuni segala dosa
kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."
Dao
itu adalah rahasia dari jutaan benda, Dia adalah hartanya orang yang baik dan
Pengantara (Pelindung) dari orang yang jahat. --Ibid.
Kolose
2:2 "Supaya hati mereka terhibur dan
mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan
keyakinan pengertian dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus."
1
Timotius 2:5 "Karena Allah itu
esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu
manusia Kristus Yesus."
1
Johanes 2:1,2 "Anak-anakku,
hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika
seorang berbuat dosa, kita mempunuyai seorang pengantara pada Bapa yaitu Yesus
Kristus, yang adil."
Orang
Suci itu tahu yang putih, Tetapi Dia menerima yang hitam. -- Ibid., Ch. 28, p.
30.
Bandingkanlah
dengan 2 Korintus 5:21 "Dia
yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam
Dia kita dibenarkan oleh Allah."
Didalam
bahasa Tionghoa kata "kebenaran" itu adalah
"yi"
義
yang
dituliskan
sebagai
berikut: "domba" 羊("yang")
diatas : "Aku" 我 Sedangkan
kata
"Aku"
atau "wo" itu
sendiri
adalah
gabungan dari "tangan" 手
atau "shou"
dan "tombak" 戈
("ge").
Dengan kata lain, untuk menerima kebenaran itu atau menjadi benar,
"Aku" 我
orang berdosa ini (hitam) harus ditudungi oleh "Domba"羊("yang") yang
tak berdosa (putih), yang
mengorbankan
diriNya menghapus dosa-dosaku, dan "aku"我("wo")
inilah sebenarnya yang menyebabkan
kematian
dari Domba itu. Akulah tangan yang
memegang tombak untuk membunuh "Domba" itu.
Dosaku telah menyebabkan kematian dari Anak Domba Allah, untuk memberikan
"kebenaranNya" 義
("yi")
kepadaku.
Sebab itulah Orang Suci itu memeluknya, dan memberikan teladan untuk
semua.-- Ibid., Ch. 22, p. 24.
Bandingkanlah
ini dengan Matius 11:29 "belajar-lah
pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati" Dan Yohanes
13:12-15 "Sesudah Ia membasuh kaki
mereka, Ia mengenakan pakaianNya dan kembali ke tempatNya.
Lalu Ia berkata kepada mereka: 'Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat
kepdamu? Kamu menyebut Aku Guru dan
Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jikalau Aku
yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab
Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama
seperti yang telah Kuperbuat kepadamu."
Kata
"teladan"樣"yang"
dalam bahasa Tionghoa adalah
gabungan
dari "pohon"木("mu") ("Aku
adalah pokok anggur"),
"Domba"羊("yang")
dan "air"水dengan
"setitik air" diatasnya
menjadikan
itu "kekal"永("yong") .
Dengan
kata lain Teladan kita, Tuhan Yesus, adalah (pokok
Anggur)
, (Anak Domba Allah) , (Air Kehidupan) dan adalah (Bapa Kekekalan)dan kalau
kita
mengikuti "teladanNya", maka kita akan mendapat "kehidupan yang
kekal".
Tidak
pernah membenarkan DiriNya sendiri, Dia tetap cemerlang.
Dengan tanpa menyombongkan Diri, Dia mendapat pengakuan.
Tanpa membanggakan, Dia tidak pernah goyah.
Dia tidak pernah bersikeras, sebab itu tiada seorangpun yang dapat
mengalahkan Dia.
-- Ibid., Ch. 22, p. 24.
Bandingkan
ini dengan Markus 11:27-33 "Lalu Yesus dan murid-muridNya tiba pula di
Yerusalem. Ketika Yesus berajalan
di halaman Bait allah, datanglah kepadaNya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat
dan tua-tua dan bertanya kepadaNya: 'Dengan kuasa manakah Engkau melakukan
hal-hal itu? Dan siapakah yang
memberikan kuasa itu kepadamu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?' Jawab
Yesus kepada mereka: 'Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu.
Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa
manakah Aku melakukan hal-hal itu. Baptisan
Yohanes itu , dari sorga atau dari manusia?
Berikanlah Aku jawabnya!' Mereka
memperbincangkannya diantara mereka, dan berkata: 'Jikalau kita katakan: Dari
sorga, Ia akan berkata: Kalau begitu,mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?
Tetapi masakan kita katakan: dari manusia!'
Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap
bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. Lalu
mereka menjawab Jesus: 'Kami tidak tahu.' Maka
kata Yesus kepada mereka: 'Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu
dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.'
Johanes
8:2-11 "Pagi-pagi benar Ia
berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyaat datang kepada-Nya.
Ia duduk dan mengajar mereka. Maka
ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepadaNya seorang perempuan yang
kedapatan berbuat zinah. Mereka
menempatkan perempuan itu ditengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: 'Rabi,
perempuan ini tertangkap basah ketika ia ssedang berbuat zinah.
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari
perempuan-perempuan yang demikian . Apakah
pendapat-Mu tentang hal itu?' Mereka
mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk
menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus
membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit
berdiri lalu berkata kepada mereka: 'Barangsiapa diantara kamu tidak berdosa,
hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.'
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis ditanah.
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang
demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya
tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap ditempatnya."
Sebab
itu Orang Suci itu baik dalam menyelamatkan semua orang, sehingga tidak ada satu
pun yang diabaikan. Dia mengurus
semuanya. Dan tidak meninggalkan
satu pun juga. -- Ibid., Ch. 27, p. 29.
Bandingkan
dengan Matius 10:29-31"Bukankah
burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun
seekorpun dari padanya tidak akan jatuh kebumi di luar kehendak Bapamu.
Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.
Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada
banyak burung pipit."
Petrus
3:9 "Tuhan tidak lalai
menepati janjiNya, meskipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian,
tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang
binasa, melainkan supaya semua berbalik dan bertobat. "
Orang
yang menutup pintu dengan baik, menutupnya tanpa menggunakan kunci.
Namun demikian tak ada seorang pun yang dapat membukanya.
Orang yang membuat simpul tali pengikat tanpa menggunakan tali, namun tak
ada seorangpun yang dapat menguraikannya. --Ibid.
Bandingkan
itu dengan Wahyu 3:7"Dan tuliskanlah
kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah
firman dari yang Kudus, yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia
membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup tidak ada yang dapat
membuka."
Wahyu
3:20 "Lihat,
Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu
dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama
dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."Hosea 11:4
"Aku menarik mereka dengan
tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi
mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku
membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan."
Tidak
ada seorangpun diatas dunia ini yang dapat memenuhi semua ciri-ciri mengenai
Orang Suci yang diberikan oleh nabi-nabi Tiongkok purbakala ini, kecuali Yesus
Kristus, Sang Messiah. Ucapan yang diatas "Sebab itu Orang Suci itu baik
dalam MENYELAMATKAN SEMUA ORANG", adalah suatu gema yang sangat
mengherankan
dari Yohanes 3:16. Kalau anda
membuka Kamus Inggris-Mandarin (English-Chinese Dictionary) dan melihat disitu
definisi dari kata "Saviour", maka anda akan menemukan kata-kata ini:
Jiushizhu .
"Jiushizhu"
artinya adalah "Tuhan Yang Menyelamatkan Dunia."
Siapakah Tuhan satu-satunya yang dapat menyelamatkan dunia?
Hanya
Yesus, Tuhan dan Pencipta dunia ini yang harga nyawaNya dapat menjadi tebusan
seluruh isi dunia!
Saya
harap pelajaran ini telah menguatkan iman anda terhadap Alkitab dan
memperbaharui kasih, pengabdian dan dedikasi anda kepada Juruselamat kita Tuhan
Yesus Kristus, Raja diatas segala raja-raja, dan Tuhan diatas segala tuan,
Pencipta semesta alam namun telah rela mengorbankan Dirinya untuk mati sebagai
Anak Domba Allah agar dapat menyelamatkan isi dunia!
Dialah Orang Suci yang dinubuatkan oleh nabi-nabi Tiongkok Purba itu,
hanya sayang dan menyedihkan karena mereka telah dibutakan oleh agama-agama
asing dari negara lain, sehingga mereka berpaling dari menyembah Shangdi dan
Jiushizhu yang sesungguhnya, yang mereka sebenarnya telah kenal lebih dahulu
sebelum berdirinya gereja Kristen. Adalah
menjadi tugas kita untuk membawakan Injil itu kembali kepada mereka, karena
Tuhan Yesus berkata hanya setelah ¡°Injil Kerajaan ini diberitakan diseluruh
dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa (termasuk bangsa Tionghoa) sesudah itu
barulah tiba kesudahannya.
Puji
Tuhan karena walaupun regim Komunis selama lima puluh tahun lebih telah berusaha
untuk menghapuskan semua agama dari rakyat Tiongkok yang berjumlah
sekitar
1.3 milyard itu, mereka tidak berhasil dalam usaha itu.
Berjuta-juta orang di Tiongkok sedang ditobatkan kepada Messiah, Tuhan
Yesus Kristus yang dinubuatkan
para
nabi Tiongkok Purbakala.
PARA
PENGINJIL REMAJA MENAKLUKKAN TIONGKOK
Para
remaja dan anak-anak sedang dipakai oleh Tuhan untuk mengabaran Injil di
Tiongkok. Kesaksian yang berikut
ini adalah mengenai gerakan penginjilan yang sedang dipakai oleh Tuhan di
Tiongkok. Orang-orang muda berjalan dari satu desa ke desa lainnya untuk
menyampaikan kabar Injil Keselamatan. Ini
adalah satu langkah dimuka dari para pasukan penjaga keamanan yang berusaha
menekan derap langkah kemajuan gerakan Injil yang sedang menjamur dengan
pesatnya di negeri itu. Detail dari pergerakan ini telah diperoleh ketika
seroang evangelist dari the American Healing mengunjungi Tiongkok untuk
mengamati situasi disana. Pada saat
menghadiri suatu pertemuan rahasia dengan pemimpin-pemimpin dari pergerakan
gereja dibawah tanah disana, mereka mendengarkan kesaksian yang diberikan oleh
dua orang gadis belasan tahun yang menunjukkan ciri-ciri yang khas dari
penginjil-penginjil muda disana. Kedua
gadis belasan tahun itu menceritakan bagaimana mereka meninggalkan rumah mereka
dua kali setahun untuk mengadakan penginjilan selama satu bulan penuh setiap
kalinya. who show typical
characteristics of youth evangelists there. Dengan hanya bekal sekitar US$ 25.00
dikantong mereka untuk makanan dan ongkos-ongkos perjalanan, merea bergerak dari
satu kota kekota lainnya mengabaran Injil sampai ada yang bertobat.
Biasanya orang-orang yang bertobat ini mengundang kedua penginjil remaja
ini untuk tinggal dirumah mereka.
Mereka yang baru bertobat itu kemudian mengundang keluarga dan
kawan-kawan merea untu mendengarkan kabar Keselamatan didalam Yesus.
Setelah
satu gereja diperdirian di desa atau kota itu, kedua evangelist muda itu
melanjutkan perjalanan mereka ke desa yang lainnya.
Seringkali mereka harus berteduh dibawah pohon-pohon atau tidur diudara
terbuka kalau mereka tidak mendapat tempat yang lebih baik.
Mereka menunjukkan kaki mereka yang melepuh dan berdarah karena
perjalanan mereka yang lalu yang berlangsung selama 40 hari dimana mereka
menyusur pinggiran kota yang tertentu. Selama
jangka waktu itu mereka berhasil memperdirikan 18 jemaat dengan jumlah anggota
rata-rata 40 masing-masingnya.
Kedua
evangelist muda itu juga membahagikan pengalaman mereka dimana banyak mujizat
telah terjadi pada waktu mereka berdoa. Salah
seorang diantara mereka menyaksikan bagaimana Tuhan rindu untuk melihat
pengikut-pengikutNya mengkhotbahkan pekabaran Injil-Nya dan menyaksikan
bagaimana Yesus dapat kerjaan apabila mereka mempunyai iman untuk melakukannya.
Dalam salah satu perjalanan mereka minggu yang sebelumnya, mereka telah tiba di
satu tepi pantai dan setelah berkhotbah dialam terbuka, ada 10,000 orang yang
menerima Kristus. Walaupun ada juga
anak-anak lelaki yang berpartisipasi dalam penginjilan, namun mereka biasanya
mengirimkan lebih banyak anak-anak perempuan kedaerah yang baru, karena
orang-orang kampung lebih tidak curiga melihat mereka daripada melihat sepasang
anak lelaki memasuki desa atau kota mereka. Walaupun laporan tentang
mujizat-mujizat tetap bertambah, namun tidak ada seorangpun dari
pemimpin-pemimpin gereja itu yang mengakui bahwa sukses mereka itu adalah
melalui usaha mereka sendiri. Pempimpin-pemimpin
gereja itu hanya mengatakan bahwa mereka semua adalah bersaudara didalam Yesus,
dan mereka bekerja bersama-sama bergandengan tangan untu kemuliaan Tuhan.
Seorang dianara mereka berkata, "Banyak diantara kami yang disebut pemimpin
hanyalah mempunyai pendidikan sekolah dasar.
Pendidikan kami sangat sedikit, bagaimana mungkin kami dapat melakukan
pekerjaan yang begitu besar? Kami
semua percaya bahwa sukses ini semuanya telah terjadi semata-mata karena
pekerjaan dari Roh Suci."
Samuel
Wang adalah seorang yang dahulunya adalah pemimpin gerakan Yoga dan juga
pemimpin dari Hari Krishna di Beijing. Pada
suatu hari dia mendengar siaran acara dari Adventist World Radio dalam bahasa
Mandarin yang sangat menarik perhatiannya.
Setelah beberapa kali mendengarkan acara dari stasiun radio itu, dia
yakin bahwa Kristus adalah satu-satunya "TUHAN YANG MENYELAMATKAN
DUNIA" 救世主
(Jiushi Zhu)
Samuel
Wang kemudian telah dibaptiskan oleh Pendeta David Lin di sebuah bak mandi dalam
kamar disalah satu hotel di Beijing. Sekarang dia sangat giat bekerja sebagai
penginjil awam dan telah melakukan banyak seminar dan KKR di beberapa negara.
Dua tahun yang lalu bersama dengan Dr. Ethel Nelson, yang telah
menuliskan beberapa buku mengenai aksara Tionghoa mempunyai persamaan yang
mengagumkan dengan kisah Alkitab mengenai Penciptaan dan Rencana Keselamatan,
mereka telah mengadakan seminar di Baptist Church Auditorium yang ada di
Singapore. Mereka berdua telah mengarang buku yang berjudul "God and the
Ancient Chinese". Mereka
telah mengundang saya ke Singapore untuk bertemu dengan mereka disana dan
meyakinkan kepada saya untuk menyebarkan berita yang luar biasa ini dan
membagikannya khusus kepada
masyarakat Tionghoa baik di Indonesia maupun di negara lainnya. Samuel Wang dan
Dr. Ethel Nelson telah membangkitkan semangat saya untuk menggali huruf-huruf
kuno Tiongkok lebih dalam dan melihat hubungannya dengan Injil Keselamatan.
Setelah melakukan beberapa seminar dan KKR di Indonesia, Singapore,
Macau ,Tiongkok, dan Australia.
Perkara-perkara
yang ajaib sedang terjadi di Tiongkok sekarang.
Injil sedang giat dikabarkan dan mujizat-mujizat sedang terjadi.
Ribuan dibaptiskan setiap harinya. Roh
Suci sedang bekerja dengan kuasa yang luar biasa bagaikan api yang menjalar dan
tak dapat dipadamkan. Dalam waktu
yang sangat dekat pekerjaan pengabaran Injil ini akan diselesaikan dan kita akan
bersama-sama diangkat kedalam Kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus, bersama-sama
dengan mereka yang berada di Tiongkok yang telah diluputkan dari cengkeraman
Iblis dengan segala macam cara dan daya upayanya untuk tetap membelenggu mereka.
Bila
ada yang ingin saya ajarkan bahan-bahan ini digereja mereka, tidak perduli
aliran apapun, untuk dapat menggunakannya dalam menarik lebih banyak jiwa-jiwa
dari kalangan Tionghoa kepada Kristus, saya akan sangat senang hati untuk
menerima panggilan saudara. Tetaplah berdoa dan bantu seberapa dapat usaha
pengabaran Injil terhadap jiwa-jiwa yang indah di negeri Sinim (Tiongkok) itu,
dan yang telah bermukim di negeri kita sendiri.
Kiranya Tuhan melimpahkan berkatNya kepada anda sekalian.
Dari
saudaramu di dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Samuel
Lie
Email:
wiriadinata98@yahoo.com.au
Phone:
(0361) 720681/726334 Fax: 725433
Pamphlet
yang lain sehubungan dengan ini
yang sedang dipersiapkan adalah: 1. “FAKTTA – Fenomena Aksara Kuno
Tionghoa Teguhkan Alkitab.” 2.
“Nabi-nabi Tiongkok Kuno Ramalkan Pengorbanan Kristus Untuk Menebus Umat
Manusia”.