Mengenai Selama-lamanya.

 

Ada banyak ayat di Alkitab memakai kata selama-lamanya, namun konteksnya adalah untuk "jangka waktu tertentu".

Terutama ayat-ayat yang berkenaan dengan Hukum Upacara Bait Suci Israel. Hukum-hukum ini tertulis di Alkitab untuk dilakukan selama-lamanya, padahal hukum-hukum tersebut sudah digenapi oleh Kristus dan tentunya tidak berlaku lagi saat ini. (Lihat "Bayangan bertemu Kegenapannya").

 

1.

 "Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya."........."Jadi kamu harus tetap merayakan hari raya makan roti yang tidak beragi, sebab tepat pada hari ini juga Aku membawa pasukan-pasukanmu keluar dari tanah Mesir. Maka haruslah kamu rayakan hari ini turun-temurun; itulah suatu ketetapan untuk selamanya". ... "Kamu harus memegang ini sebagai ketetapan sampai selama-lamanya bagimu dan bagi anak-anakmu". .Kel 12: 14, 17, 24

Ketiga ayat di atas adalah mengenai Perayaan Paskah dan Roti Tidak Beragi yang sudah tergenapi. Orang Kristen tidak merayakannya lagi meski terdapat kata "selama-lamanya".

 

2.

"Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka, maka merekalah yang akan memegang jabatan imam; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Demikianlah engkau harus mentahbiskan Harun dan anak-anaknya. ..."Haruslah mereka membasuh tangan dan kaki mereka, supaya mereka jangan mati. Itulah yang harus menjadi ketetapan bagi mereka untuk selama-lamanya, bagi dia dan bagi keturunannya turun-temurun." Kel 29:9; 30:21

Kedua ayat di atas adalah contoh dari tata cara keimamatan Harun, yang sudah berakhir karena Imam Besar kita saat ini adalah Yesus Kristus sendiri.

 

3.

"Seorang Amon atau seorang Moab janganlah masuk jemaah TUHAN, bahkan keturunannya yang kesepuluh pun tidak boleh masuk jemaah TUHAN sampai selama-lamanya, Ulangan 23:3

Saat ini, seluruh umat manusia diterima dihadapan Allah dan keselamatan tersedia bagi siapa saja yang menyambut.

 

4.

Namun demikian, TUHAN tidak mau memusnahkan Yehuda oleh karena Daud, hamba-Nya, sesuai dengan yang dijanjikan-Nya kepada Daud, bahwa Ia hendak memberikan keturunan kepadanya dan kepada anak-anaknya untuk selama-lamanya. II Raja-raja 8:19

Mereka akan tinggal di tanah yang Kuberikan kepada hamba-Ku Yakub, di mana nenek moyang mereka tinggal, ya, mereka, anak-anak mereka maupun cucu cicit mereka akan tinggal di sana untuk selama-lamanya dan hamba-Ku Daud menjadi raja mereka untuk selama-lamanya. Yehezkiel 37:25

Kedua ayat di atas adalah mengenai kerajaan Daud secara fisik, yang tidak mungkin kekal selamanya.

 

Dengan demikian kata selama-lamanya, harus diartikan sesuai konteksnya dan dari apa kata kata Alkitab secara keseluruhan.