Menerobos Waktu 
     Bab  6  
 D  A
     
   www.dianweb.org Home Daftar Isi

 

   

NUBUATAN  70  MINGGU

*************************

Daniel 9 : 24 - 27

24: Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus. 
25: Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan. 
26: Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan. 
27: Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.

~ Focus dari nubuatan ini

Nubuatan ini akan menggenapi hal-hal berikut ini :

untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus. 

Dengan demikian nubuatan ini berfokus pada Kristus atau Mesias (Yang Diurapi), bukan tokoh lainnya.

~ Menentukan awal nubuatan ini

Dimulai " dari saat firman  (terjemahan yang tepat adalah "perintah" , "commandment"-KJV) untuk membangun kembali Yerusalem.

Ada tiga perintah yang dikeluarkan raja Persia untuk mengizinkan bangsa Israel yang tertawan itu kembali ke negerinya.

1. Perintah raja Koresy tahun 537 sebelum Masehi

berhubungan dengan pembangunan kembali Bait Allah, pengembalian bejana-bejana suci dan persembahan untuk Bait Allah -- Ezra 1: 1-4; 5:13-17; 6:3

2. Perintah raja Darius tahun 519 sebelum Masehi

merupakan pembaruan kembali perintah pertama karena pekerjaan pembangunan itu dihalangi oleh komplotan pengacau. -- Ezra 6: 7-12

3. Perintah raja Artahsasta tahun 457 sebelum Masehi

merupakan perintah selain untuk pemulihan kebaktian di Yerusalem juga dimaksudkan untuk pemulihan pemerintahan setempat, sehingga perlu untuk membangun kembali Yerusalem. -- Ezra 7:11-26; 9:9. Perintah ketiga inilah yang menjadi awal waktu nubuatan.

Catatan : Ketiga dekrit di atas dianggap sebagai satu perintah karena pada kenyataannya pembangunan tersebut tidak bisa lancar sesuai dengan nubuatan, sehingga kesemua dekrit itu disebut juga "Perintah Allah Bangsa Israel" (Ezra 6:14). 

~ Perhitungan Waktu Nubuatan

1 hari Nubuatan dalam Alkitab adalah sama dengan 1 tahun yang sebenarnya.

Bilangan  14: 33, 34: "Dan anak-anakmu akan mengembara sebagai penggembala di padang gurun empat puluh tahun lamanya.... Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu."

Yehezkiel  4: 6  "Tanggunglah hukuman kaum Yehuda empat puluh hari lamanya; Aku menentukan bagimu satu hari untuk satu tahun."

~ Jangka Waktu Nubuatan

70 x 7 masa atau 70 minggu (King James V)

70 minggu nubuatan = 70 x ( 7 hari nubuatan) = 490 hari nubuatan = 490 tahun sebenarnya --> lihat Bab I "Perhitungan Hari Nubuatan"

Terbagi atas:

 

1.  7 x 7 masa (= 49 tahun sebenarnya),  ditambah 62 x 7 masa (= 434 tahun sebenarnya), berarti semua 483 tahun. 

Jatuh pada tahun : (- 457) + 483 = 26 --> menjadi 27 M (karena tahun 0 tidak ada, dari th 1 sebelum Masehi langsung meloncat ke th 1 M).

Pada masa ini kota Yerusalem akan dibangun dengan penuh kesulitan (Daniel 9:25);  dan pada akhir masa ini akan datang seorang yang diurapi, seorang raja.

Digenapi 

Pada 49 tahun pertama, kota Yerusalem sudah mulai berbentuk sebelum 408 sebelum Masehi.

Pada perode berikutnya tahun 27 M, tercatat fakta-fakta sebagai berikut:

a. Kristus dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis, kemudian Roh Allah turun ke atasNya dan terdengar suara dari sorga (Matius 3:16). Perkataan Yesus "Waktunya telah genap" (markus 1:15), menunjuk kepada penggenapan nubuatan ini.

b. Saat itu terjadi ketika kaisar Tiberius memerintah pada tahun yang kelima-belas dari pemerintahannya (Lukas 3:1,21). Tiberius memerintah mulai 14 M setelah kematian kaisar Augustus (19 Agustus th 14 M- Britannica Encyclopaedia). Dengan mengikuti pola perhitungan pengangkatan seorang kaisar pada zaman awal kekaisaran Romawi, maka tahun pertama pemerintahan Tiberius berlangsunag sejak kematian kaisar Agustus sampai Tahun baru th 15 M. Dengan demikian tahun ke-15 pemerintahan Tiberius (telah memerintah 14 tahun), maka jatuh pada th 27 M, musim gugur.

 

2. 1 x 7 masa (= 7 tahun sebenarnya), adalah jangka waktu perjanjian yang dibuat oleh seorang raja.

Daniel 9:26-27 mengatakan:

a. Setelah lewat ke 62 x 7 masa itu akan disingkirkan seorang raja yang diurapi, padahal dia tidak bersalah. 

b. Selama 1 x 7 masa , raja itu akan membuat suatu perjanjian menjadi berat . 

c. Pada pertengahan  7 masa itu (= 3,5 tahun yang sebenarnya) ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan.

d. Kota dan tempat kudus akan dimusnahkan dan sampai akhir zaman akan ada peperangan.

Digenapi

a. Setelah lewat ke 62 X 7 masa itu, tepatnya dijelaskan pada ayat 27 (butir c) yaitu pertengahan dari 7 masa berikutnya, jatuh pada tahun 31 M musim semi ( th 27 M musim gugur + 3,5 tahun). Saat itulah Kristus disalibkan, dengan demikian berakhirlah upacara-upacara korban selama ini yang melambangkan diriNya.

b. Selama 7 tahun, Ia membuat perjanjian menjadi berat (meneguhkan perjanjian)

Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari : Perjanjian Teguh, Terjemahan King James Version : A Confirm Covenant

Perjanjian apa yang diteguhkan? Roma 15:8, Matius 26:28. Sejak dimulainya pelayanan Kristus selama 3,5 tahun sampai 3,5 tahun setelah kematianNya (semua 7 tahun), terang Injil telah diberitakan kepada bangsa Israel. Merekalah yang diprioritaskan, karena diharapkan menjadi bangsa pilihan Allah, menjadi "bangsa percontohan" kepada dunia sehingga dunia boleh percaya kepada Allah yang benar (keluaran 19: 5-6, Ulangan 26:19).

- Matius 10: 5, 6. Ketika Yesus mengutus murid-muridNya, Ia menyuruh agar jangan pergi kepada bangsa-bangsa lain tetapi kepada bangsa Yahudi atau Israel. Karena masa perjanjian dengan bangsa Israel belum berakhir selama 7 tahun, mereka harus diberi kesempatan pertama.

- Selama masa perjanjian itu diteguhkan selama 7 tahun, ternyata bangsa Israel (secara umum, bukan secara pribadi) menolak Yesus sebagai Mesias. Terlebih setelah kematian Kristus, rasul-rasul banyak ditangkap dan dianiaya akibat pemberitaan mereka, dan puncaknya adalah dimana Stefanus mati sebagai martir setelah dirajam oleh bangsanya sendiri, orang-orang Yahudi. Kematian Stefanus terjadi pada akhir masa 7 tahun, yaitu tahun 34 M, yang merupakan berakhirnya masa perjanjian terhadap bangsa Israel.

- Setelah berakhir masa perjanjian itu, Injil diberitakan kepada bangsa-bangsa lain. "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain" Kisah Para Rasul 13: 46.  Dan kini, tugas menjadi duta atau memberitakan terang kepada dunia bukan lagi pada bangsa Israel jasmani tetapi Israel rohani (yaitu orang-orang dari berbagai bangsa yang beriman pada Kristus) "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib" I Petrus 2:9

c. Sama dengan yang dijelaskan dalam butir a. Yesus Kristus disingkirkan (dibunuh) pada pertengahan 7 masa itu. Apakah yang terjadi di Bait Allah pada saat Dia mati? Markus 15: 37-38.

Tabir (tirai tebal) dalam Bait Allah yang memisahkan antara Bilik Yang  Kudus dan Bilik Yang Maha Kudus  (Keluaran 26: 33) terbelah dua dari atas sampai ke bawah oleh tangan yang tidak kelihatan, sehingga Bilik Yang Maha Kudus menjadi terbuka (kelihatan). Tidak seorangpun boleh masuk ke dalamnya kecuali Imam Besar, dan itu pun hanya sekali setahun, pada hari Pendamaian (Grafirat). Dengan kematian Yesus, sistem upacara kaabah tersebut telah berakhir. Sebab Dialah Domba Paskah yang sesungguhnya (I Korintus 5:7; Wahyu 5:6-14) yang dilambangkan oleh korban-korban yang dipersembahkan di kaabah. Sejak kematian Yesus, kaabah dunia dan segala upacaranya telah berakhir tugasnya (Ibrani 8:1-5), dan umat Allah dilayani dengan kaabah surga (Ibrani 9:24). Baca juga mengenai hukum upacara.

d. Kota Yerusalem dan Bait Allah dihancurkan oleh Jendral Titus pada tahun 70 M.

 

 

1. Titah raja Artashasta

2. Kota Yerusalem mulai berbentuk

3. Kedatangan Mesias

4. Mesias disingkirkan

5. Batas jangka waktu perjanjian dengan Israel

 

Catatan : 

Tidak semua pelajar Alkitab menerima kesinambungan nubuatan seperti yang dijelaskan di atas. Beberapa pandangan diantaranya :

~ Futuris

Futuris meyakini bahwa 70 minggu itu sama dengan 490 tahun, tapi urutan tahunnya tidak berkesinambungan. Enam puluh sembilan minggu pertama terjadi sampai saat kedatangan pertama Sang Mesias, namun minggu yang terakhir (7 tahun, adapula yang memisahkan hanya 3,5 tahun) akan digenapi di masa yang akan datang. Dimana saat itu dianggap sebagai masanya Antikris berkuasa, masa kesusahan besar, namun orang-orang percaya tidak mengalami karena telah diangkat secara rahasia (secret rapture).

~ Preteris

Preteris mempercayai bahwa kebanyakan nubuatan yang ada dalam Alkitab sudah digenapi. Kebanyakan dari mereka melihat bahwa nubuatan 70 minggu itu sudah digenapi pada jaman raja Siria, Antiochus Epiphanes (175-164 sebelum Masehi). Nama Antiochus berarti "seorang yang mulia" tetapi orang-orang Yahudi memanggilnya Antiochus Epiphanes, yang artinya "orang gila" (C. Mervyn Maxwell, God Cares, jld 1, hal 190-192). Untuk menerapkan nubuatan ini pada Antiochus, beberapa bagian yang berbeda harus dipaksakan agar cocok.

Sumber : Penuntun Guru SS Dewasa Okt-Des 1995 "Penjelmaan Kasih Karunia Allah", hal47 dan 49.

 

 

Lanjutkan /kembali ke hal :       

Home       Daftar Isi

1          3         5      6              10